Tuesday, 27 September 2016

Dear Ladies (and Gentlemen)!

Holaaa!! what year is it?? 
Ah, still 2016 >.< haha.
Terakhir nulis kapan? Januari yakan. udah gw bilang gw anaknya mageran LOL.
So, intronya gausah panjang2 , ini bukan Vlog (yaiyala). Di post kali ini gw mau nulis tentang problematika percintaan yang sering terjadi *cailah*, tentang how girlfriend should be and how boyfriend should be, tentang how to be a perfect girlfriend/boyfriend.
Seperti yang kita tau kan ya, katanya cewek itu makhluk yang susah di tebak, dan sulit dimengerti *backsound lagu ADA Band*, dan cowok itu adalah makhluk paling gak peka sedunia. Its never ending problem to find "the perfect one", why? karena manusia gapernah puas. "jadi pacar tuh harus gini", "gak boleh gini", "pacar yang baik tuh gak gitu", "tu liat pasangan itu goals banget". "wow relationship goals!" dst dst kita komentarin pacar sendiri dan komentarin pasangan lain. Selalu aja ada yang kurang dari pacar kita, dan selalu aja ada lebih yang keliatan di pasangan lain.  Sebenernya ada gak sih pasangan yang sempurna?
Oneday, someone sent me the text that forwarded from social media. My first impression was "buset, ada ya cowok curhat panjang begini di sosmed?" (no offense to anyone who wrote it ya.). So here is the text:

DEAR LADIES, (mohon dibaca dan diresapi)

#1 Kami tidak suka dibandingkan dengan tokoh-tokoh pemeran utama berbadan mustahil di film twilight anda. Karena kami tau, badan seperti seperti itu mustahil kami bentuk (secara standar gizinnya).

#2 Dear ladies,
Kami tidak suka dibandingkan dengan tokoh-tokoh korea berambut gay itu…! In fact, kami tidak suka dibandingkan dengan lelaki manapun! Tolong jangan sebut-sebut lelaki manapun didepan kami meskipun kalian bermaksud hanya menyindir kami. Si dia rajin belajar, si dia jago nyanyi, si dia penyayang. Stop it!
We don’t like being compared to any man out there! Because competition is in our blood. We compete with million of other sperm to be a human being. Membuat kami cemburu hanya akan menggali kuburmu sendiri.
#3 Dear ladies,
Tolong jangan memaksa kami untuk memilih antara kalian dan hobi kami. Atau memilih kalian dengan teman-teman kami. Karena pria tidak dilahirkan untuk bisa multitasking! Perhatikan, jika kami bersamamu, apakah kami akan sibuk dengan handphone kami sendiri dan sms-an dengan teman-teman kami? Tidak bukan? Ketika kami pengen main game, tolong biarkan. Ketika kami ingin berpetualang dengan teman-teman kami, tolong ijinkan. Karena percayalah, sejauh apapun kami bermain dan berpetualang, kami akan kembali duduk bersandar di pangkuan kalian. Menikmati lembutnya sentuhan kalian yang bisa menghilangkan semua penat kami. 

#4 Dear ladies,
Kami bukan Dedy Corbuzier. Kami bukan pembaca pikiran. Katakan apa yang kalian mau. Jangan bersikap seolah kalian ingin kami tau apa yang kalian mau. Kenapa ngga ngomong aja sih pengennya apa?

#5 Dear ladies,
Jadikan kami pacar, bukan pembantu. Bukan pula supir pribadi, apalagi tukang ojek. Kami tidak suka wanita manja, yang semena-mena. Ingin dianterin? Minta. Jangan berharap untuk kami mengerti jika kalian tidak berbicara. Kami bukan pemecah kode yang selalu mengerti apa yang kalian mau.
Sometimes, use your brain, not only your heart.

#6 Dear ladies,
Kami ingin kalian ada di pinggir lapangan, ketika kami bermain bola. Meskipun kami tau betapa tidak sukanya kalian duduk sendirian melihat kami bermain. Tapi sodoran handuk bersih dan minuman dingin tanpa diminta ketika istirahat akan membuat kami sangat mencintai kalian. Percayalah.

#7 Dear ladies,
Tolong jangan pertanyakan “Aku gendut ya?” kepada kami. Karena kami tau itu adalah jebakan betmen. Pertanyaan itulah alasan kenapa cermin dan timbangan diciptakan. Daripada menanyakan pertanyaan itu, kenapa tidak tuangkan saja racun sianida ke tenggorokan kami?
#8 Dear ladies,
Tidak semua dari kami berhati lembut. Dan bisa bersifat romantis. Kami tidak sesempurna Richard Gere atau Gerard Butler. Pria imajinasi seperti itu tidak ada. Hollywod has screwed your minds!
Mengantar kalian pulang naik motor di malam hari ke rumah kalian yang dipinggiran kota itu sepertinya lebih romantis daripada sebuket bunga mawar. Lucky to you! Tinggal duduk manis dibelakang. Kami? Harus pulang pergi lagi melewati malam dingin. Sendirian. Pernah sadari itu? Tidak? Pernahkah kami mengeluh?Roses and chocolate? Please think again dear.

#9 Dear ladies,
Pernahkah kalian merasakan kami marah tanpa sebab. Ngambek tanpa alasan. Menyebalkan bukan? Itu yang kami hadapi setiap bulannya. You guys turn into bitches every time your period comes.
Kami terpaksa harus mengerti ketika keadaan kalian seperti itu. Oleh karena itu, sebuah kata maaf dan terima kasih ketika periode itu telah selesai, would be very nice.

#10 Dear ladies,
Jangan menggunakan standar ganda kepada kami. Disatu sisi kalian ingin emansipasi wanita, disisi lain kalian minta tempat parkir khusus wanita. Ketika kalian berkoar-koar ingin persamaan gender, kalian ingin selalu berjalan disisi dalam jalan dan kami mengambil sisi luar. Ingin kami ditabrak truk sampah apa? Sekali lagi, jangan gunakan standar ganda. We would like to help u, if you ask politely.

#11 Dear ladies,
Sometimes, our ego is bigger than our brain or our heart. Please understand that.

#12 Dear ladies,
Kami benci cewe matre! Sumpah. Kalian tau kenapa laut diciptakan begitu luas? Karena Tuhan tau butuh laut yang begitu luas untuk menampung begitu banyak cewe matre! Inget kan? Cewe matre kelaut aje. (akh shit, berasa tua nulis lirik ini)

#13 Dear ladies,
Kami tidak suka sesuatu yang berlebihan. Baik itu lemak, dandanan, atau make-up yang berlebih. Sesuatu yang palsu lebih mengerikan lagi. Coba deh sekali-kali ngaca, mukamu yang putih pucat karena obat itu tidak cocok dengan kulit kuning langsat asli di leher atau lenganmu. Kami ingin punya pacar, bukan pasien anemia!

#14 Dear ladies,
Kami suka wanita cerdas, yang bisa nyambung diajak ngobrol segalanya. Ngga harus mengerti, tapi setidaknya mendengarkan dan merespon. Jadi, daripada mempertebal bedakmu, tebalkan saja membran-membran dalam otakmu.

#15 Dear ladies,
Seberapapun menyebalkannya kalian ketika PMS, seberapapun cerewetnya dalam mengingatkan kami untuk makan dan belajar. Kami sebenernya percaya itu demi kebaikan kami. We love that attention. We just don’t realize it yet. Not until it’s gone.
Kami ibarat ‘anak kecil’ yang terbungkus dalam tubuh-tubuh pria dewasa. Tetap kekanak-kanakan dengan caranya masing-masing. Kami ibarat pelaut muda, yang ingin menjadi nakhoda dan memimpin kapal kami sendiri. Berpetualang dari satu pelabuhan ke pelabuhan yang lain.
Tapi percayalah, nanti akan ada suatu pantai kecil, dimana sang pelaut akan berhenti berpetualang dan akhirnya membuat sebuah pondok kecil. Dan beristirahat disana. Selamanya.
Dan dengan ini, mewakili semua pria, aku akan berkata..
“Kepadaku, kau titipkan hati mu, hanya ada satu syaratku untukmu. Percayalah padaku!”

Fuuhh, gila panjang banget kan??? ini belom tulisan gwnya loh hahahha. Pertama baca gw langsung mikir "gw bakal bikin reaction to this from girl's side" tapi baru kesampean sekarang, you know, the mager thing *yawn*
After he sent me this text, he said  to me "Gak semuanya bener nih, tapi banyak yang bener" * maybe ini mewakili curhatan semua cowok di luar sana yak*, then he said " kalo liat ini, berarti kamu udah perfect banget jadi pacar ya haha". Kenapa gw bold? karena gw bangga *dang*hahha. But seriously im proud, because im none of that text said, 180 derajat kebalikannya muhaha (gaktau yang lain, atau kamu2 yang baca ini merasa kesindir apa gak ). But, eventhough im none of it, and he said i was perfect did he love me? Did he stay? nah, he still leave me. #boom #tjurcol
Nah ini yang mo gw bahas, seperfect apapun lo berusaha jadi pasangan, kalo dia gak cinta sama lo dia akan tetep cari kekurangan lo dan cari cewek lain #boomlagi #tjurcollagi
Sudah cukup curcol dan kebenarannya ya *eh*, so this is my reaction to that text, ini opini gw pribadi dan semoga mewakili perasaan hati ladies2 di luar sana *ehem*, here we go:

#1 Dear Gentlemen,
Kalo kami mengomentari cowok2 keren berbadan Jacob Black atau Wolferine atau oppa2 korea nan cantik, itu karena kami suka aja. Gak usah terlalu baperlah, kita juga tau kali buat bikin kek model begitu susah. Biarin aja kita berkhayal punya cowok model begitu, mimpi kan boleh. kalo "masih dalam batas wajar mah gpp" ceunah. Tapi in fact kita mau kan sama2 kalian, jadi pacar kalian, udah jelas lah cintanya ke siapa, kalo gak demen mah gak bakal dipacarin, logic gak?. Kadang cowok2 pun begitu, ngeliat Megan fox, Angelina Jolie, Kim Kadharsian, Raissa, Isyana dll cewek2 yang cantik sexy montok juga pada ngileran kan, trus bilang ke pacarnya "Tu liat cantik, kamu kek gitu dong badannya". Woi ngaca dulu, muka lo macem Brad Pitt?.

#2 Dear Gentlemen,
Semua orang gak ada yang suka dibandingin kok, cewek juga gitu. Kalo pacarmu bilang "si itu baik . si dia roman tis bla bla" bukan buat bikin kalian cemburu, itu sekedar ungkapan tersirat kalau dia pengen diperlakukan lebih baik dan sekali2 kalian berlaku romantis atau mau bilang kalau kalian terlalu cuek. Bukan buat bikin cemburu, but just to have your attention. Cemburu sih, iri sih, tapi gak nyadar kalo sikap kalian kurang baik. Well, suka2 penafsirannya. Gw pribadi sih gitu "Ih si itu sosweet banget, ngepost foto dinner di sosmed" karena  gw pengen sekali2 di post di sosmednya dia aja #boom #youknowthisiscurcol.

#3 Dear Gentlemen,
Gak ada yang minta kalian milih pacar atau hobi, atau pilih pacar atau temen, gak ada *kecuali ceweknya saiko*. Gini ya, mau main bola, main basket, ngegame, hangout sama temen2 cowok itu mah hak, gak ada yang bisa larang. Kenapa pacar2 kalian ngambek? karena kalo kalian lagi ngelakuin semua hal itu (kebanyakan) seakan lupa sama si dia, kan bete dilupain yagak?. Kalo gw pribadi, misal punya pacar (sekarang sih jomblo *lah gakada yang tanyak) mau main ke pantai, mau pesta joget sampei tengah malam, mau main badminton terserah, yang penting sesekali kabarin aja, cukup. Intinya pacar kamu gak akan segitunya sebel kalo kamu punya kegiatan lain, kalau, KALAU, perhatian kalian cukup buat mereka. Udah cuek, gapernah nelpon, jarang ngabarin karena sibuk kerja, pas ada waktu luang langsung pergi main lagi gak inget ngabarin, pas ketemuan malah sibuk main game di hp (no, you guys no "phone free" when with your ladies) gimana gak ngambek? Hey she is worry and waiting for your call!. She misses you.
Anyone can relate to this? or just me? :p

#4 Dear Gentlemen,
Siapa yang mikir kalian pembaca pikiran? cewek diciptakan begitu, malu-malu buat terus terang, karena kalo terus terang dibilang nyablak lah gasopan lah. dan cowok diciptakan begitu, tingkat kepekaannya rendah. Sebenernya kalau kalian perhatian dan perhatiin gerak-gerik cewekmu, kamu bisa tau kok mereka pengen apa. Tapi kalian terlalu males buat merhatiin  itu semua, dan mikir "ah ribet, tinggal ngomong doang susah" Bener gak?

#5 Dear Gentlemen,
Gak semua cewek manja dan semena-mena. Gak semua cewek akan minta kamu anterin kesana kesini, beliin ini itu, minta jemput kesana kemari, minta jemput gak-mau-tau-pokoknya-sekarang meskipun rumah kamu di Depok rumah dia di Bekasi #doooh #curhatalert. Gak semua bro, dan banyak juga kok cowok yang anggep itu kewajiban dia buat anterin pacarnya sampe dirumah dengan selamat, kalo kamu gasuka ngejemputin, ngerasa jadi supir atau tukang ojek, ya bilang aja terus terang, gitu aja susah *nah counterattack nih*.
Gw pribadi, bukan tipe minta jemput atau anter karena sadar rumah gw jauh capek pasti, gamau ngerepotin orang yg gw sayang, dan  gak mau depend on someone, sangat enak ya jadi pacar gw? :B *wooo sorakin*. Tapi tep aja ditinggalin katanya " I like dependent woman more. Aku lebih suka disuruh2 beliin ini itu, jemputin kerumah walapun jauh". #curhatmaning .
Lah gimanasik? :/
Jadi bingung gak mau bersikap gimana? LOL

#6 Dear Gentlemen,
Sama halnya ketika kalian mengikuti kami belanja. Kami tau betapa tidak senangnya kamu berjalan keliling mall. Tapi percayalah, pendapat dan kesabaran kalian akan membuat kami bersyukur memiliki kalian.

#7 Dear Gentlemen,
Itu bukan jebakan betmen, kami ingin tau apakah kalian menyukai kami apa adanya atau tidak. kalau pacar kamu tanya "aku gendut ya?" jawab saja "Kamu selalu cantik dimataku". Beres.

#8 Dear Gentlemen,
Gak ada yang wajibin kalian buat bersikap romantis selalu. Karena setiap orang berbeda ngungkapin rasa sayangnya. Roses and chocolate? I think  it okay for special occasion, isn't it?

#9 Dear Gentlemen,
Yes, sometimes some of us turned into b*tches when PMS coming. We're sorry for that. I admit it too. Tapi itu juga bukan mau kita guys, gapernah ngerasain sih hormon galore, yakan? Sabar sebentar aja, iyain aja dulu, pinter2 aja bersikap, rahasianya itu . Tapi ya, kalau ngadepin cewek PMS aja belum bisa sabar, gimana nungguin istri kamu lahiran? Itu berkali-kali lipat lebih riweuh, FYI.

#10 Dear Gentlemen,
Standar ganda. Betul, karena cewek emang punya beberapa privilage. Tapi gak semua cewek manfaatin itu kok. Kalian mau jalan disisi dalem? silahkan, gak ada yang larang, sumpah. Tapi mungkin, mungkin ya, diliatnya gak pantes aja sama orang. Bukannya berkoar-koar mau persaman gender, kalian bilang sedniri kalau gak suka dibeda-bedain. Ada hal-hal yang memang sudah seharusnya dilakukan kalian para pria, dan gak pantes dilakukan para wanita, melindungi, misalnya. Kalo mau dilindungin, ya bilang aja terus terang.
Pengalaman gw, gw pernah kok jalan di sisi luar trus ngelindungin si dia biar gak ketabrak bajaj, dianya jadi malu dsendiri trus narik gw ke sisi dalem. See? 

#11 Dear Gentlemen, 
Our emotion and our heart is bigger than yours, please understand that.

#12 Dear Gentlemen,
First thing first, define cewek matre. Kalau minta dibeliin barang bermerek, minta mobil, minta rumah, gamau naik motor maunya naik mobil bagus aja, itu iya matre. Tapi kalo sekadar kamu bayarin dia makan, nonton , dan kencan, itu sih wajar. Kalau mau minta bayar masing-masing ya tinggal bilang aja, jangan kek orang susah yagak. Sama kita juga gasuka cowok matre, sumpah, atau cowok yang bayarin makan trus gak ikhlas sampe diungkit-ungkit, eneg. Tempatnya juga sama tuh, di laut.
 
#13 Dear Gentlemen,
Kalau memang berlebihan ya bilang saja berlebihan, in a good way ya bilangnya. Kalau kalian bilang "kamu menor banget sih, jelek" siapa yang gak akan marah?. Coba kalian telaah lagi, mungkin sebelumnya kalian memuji cewek lain didepan pacar kalian, makanya dia berusaha bikin kamu senang dengan dandan extra dan perawatan sampai jadi belang kek pasien anemia, coba diinget2 dulu. Dan ingat ini baik- baik jangan sekali-sekali memuji perempuan lain di depan perempuanmu, meskipun tampaknya selow, hatinya panas juga. Karena pada dasarnya cewek cuma ingin kelihatan cantik di depan orang yang dia sayang. Coba sekali sekali puji kek, atau bilang "Sayang kamu gak mekapan juga cantik" atau "Aku suka banget deh kalo kamu dandannya natural" , dia pasti seneng dan besok2 gak menor lagi deh. Gampang kan?

#14 Dear Gentlemen,
Cowok cerdas adalah point plus, yang bisa diajak ngobrol apapun, A-Z. Nggak harus mengerti tapi setidaknya mendengarkan dan merespon. Jadi, dari pada sibuk ngumpulin point di CoC mu, perbaiki coba empatimu.

#15 Dear Gentlemen, 
Kami cerewet nanya kamu sudah makan atau belum dan minta kamu jaga kesehatan karena kami sayang. We just love giving that attention. Cant you appreciate it before we giving up over your ignorancy?. Masa semua selalu harus ilang dulu baru bisa dihargai?

Udah kan ya?
Panjang bener yak hahhaha, semoga gak bosen ya bacanya LOL. But that are my reaction to the text yang ditulis mas-mas-yang-katanya-mwakili-perasaan-cowok-cowok. Fuuuh capek uga~
Gimana? makin ngerti apa makin kesel bacanya hahaha. Intinya kayak tadi yang gw bilang di awal, gak ada pasangan yang sifatnya sempurna, tanpa celah, dan persis apa yang kamu mau. Nobody is perfect. Karena kita masing-masing kayak potongan puzzle, kita butuh seseorang yang mau nerima kekosongan dan kekurangan kita, yang bisa ngelengkapin kita, yang bisa bikin kita merasa lengkap *ciieh*.

Jangan selalu menuntut pasangan ini itu tanpa kamu memperbaiki diri kamu sendiri. Jangan selalu mengkritik semua hal yg pasanganmu lakukan tanpa mau tau alasan kenapa dia seperti itu apa, jangan-jangan karena kamu sendiri juga dia jadi melakukan itu. Temen gw yang udah nikah bilang, pasti ada aja kekurangan pasangan yang kamu gasuka, bahkan yang sampe nikah, but the way you compromised it is what matters the most. Tapi kalau  kamu udah berusaha memperbaiki diri, compromizing, menerima segala kekurangan dia, dianya tetap gak berubah, sikapnya gak lebih baik ke kamu, well, maybe she/he is not the one :)

Dan yang harus diingat juga sekali lagi , mau sikapmu kebalikan dari semua tulisan diatas pun, which is sifatmu bagus-bagus semua, kalo dianya gak cinta sama kamu ya pasti ada aja kesalahan kamu di mata dia, jadi lepasin aja ya. *ngomong sama diri sendiri* #eh 

Udah segitu aja ya post yang penuh curcolan kali ini. Kalo gak mager nanti gw nulis lagi *lah*
Okay, Niki out! *drop mic*


Sunday, 24 January 2016

Sebuah "Happy New Year" dan Si Kaki Jeli

Halooo...
Wih ngepost lagi aja gw, amazing yak hahahaha
Butuh niat yang buanyak buat nyentuh laptop dan nulis blog, gila ngerjain tugas aja gw malas, apalagi blog buuu X)

So, ini masih cerita tentang tahun baru, basi gak sih, udah kelewat 23 hari hahahhah, ya mendinglah, ini masih bulan januari juga kan *excuse*

Jadi, tahun baru kali ini, gw ngerayain, gak ngerayain juga sih, di kota orang, di tempat gw internsip, sama temen2 internsip gw. Gw selalu bingung cara ngerayain tahun baru yang seru itu gimana, moment tahun baru gw selalu datar2 aja, bahkan tahun lalu gw tidur pas pergantian taun *selo banget anaknya kan*. Let me see, hmm iya bener, acara tahun baru gw itu, kalo gak nonton tv ya tidur. Gw gak pernah ikut2 pesta kembang api atau apalah gitu pensi2 diluaran. Jadi kalo ditanya "Tahun baru kemana?" jawaban gw adalah "Dirumah. Tidur. Sendiri." *sediiiihhhh* hahaha, gak deng, biasa aja kok, serius. Tahun lalu gw punya satu wish, yaituuuuuuuuuuuuuuuuu: punya pacar. muahahahah, dan alhamdulillah terkabul, makasih ya Allah, hhahha. Finally, last year, gw ketemu sama seseorang yang gw dan dia gak nyangka banget kita bisa jadian. Secara kita ada di kampus yang sama dan fakultas yang serupa selama kurang lebih 5 tahun B). Singkatnya, tahun lalu sebelum tahun lalu *ribet* itu kita mulai deket, dan tahun lalu *teeet! mengulang kata tahun lalu* akhirnya kita jadian, horaaay! Tapi karena satu dan lain hal, selama hampir 1 tahun ini kita harus jauh2an yang mana kata anak jaman sekarang LDR-an, hiks.

Ngejalanin LDR gak mudah banget buat kita berdua. Bahkan katanya, dia gak pernah punya hubungan jarak jauh, baru kali ini, sama gw. Setiap hari ada aja yang bikin berantem, mostly karena dia cuek banget, dan karena gw kangen terus hiks. Gak bisa ketemu padahal kangen banget itu ngeselin, apalagi dianya gak kangen balik huhuuhu. Gw gak mau LDR-an lagi please hiks. Sekarang udah hampir setahun ini kami ngejalanin long distance relationship, by the time gw ngetik ini, gw lagi kangen banget sama dia, selalu sih. Orangnya barusan tidur hihi.

Ok, cukup bagian LDRnya, karena sekarang gw jadi baper. sigh.

Tahun baru kemarin itu, gw ngerayain kecil2an sama temen2 internsip gw, kita beli jagung dan sosis buat dibakar2 sambil nunggu pergantian tahun. Sementara mas, yang ngerayain tahun baru juga sama temen2 internsipnya, ikut pesta kembang api mewah di hotel terbagus di kota tempat intersnipnya, jomplang abis hahaha. Jam demi jam lewat, karena beda zona waktu, mas udah ngerayain pergantian tahun 1 jam sebelum di tempat gw. Gw ngirim chat ucapan selamat tahun baru ke mas, hoping he'll get a great year ahead. Gak ada balasan, sedih banget huhuhuhu. Mungkin mas lagi asik pesta, jadi gak inget sama gw ya huhuhu *baper*. Sejam dua jam lewat, dan tempat gw udah pergantian tahun juga, jagung udah abis dibakar, sosis udah abis dimakan, but still i didnt get any "happy new year" from him. Sedihnyaa :'(. Akhirnya sekitar jam 2 pagi, gw mutusin buat tidur, dengan perasaan sedih dan kesel karena ngerasa dilupain huhuhuhuhu. Pas udah mau merem, tetiba hp gw bunyi, dari Mas! yeay akhirnya dibales. Tapi isi chatnya bener2 gak sesuai harapan, bukannya ucapan selamat tahun baru atau kata2 sweet, isinya malah:
"Sayang, kaki mas dislok yang kiri"
Dang! udah mau merem, gw melek lagi selebar2nya. Ini anak lagi pesta kenapa bisa dislokasi (maksudnya sendinya geser) siih huhuhu, trus gw bales:
"Hah?? kok bisa? lutut? Mas lagi apa kok bisa dislok tiba2???"
"iya. Gak lagi apa2, mas lagi nari"
Yang tadinya kesel dan sedih, saat itu berubah jadi khawatir sejadinya. Gw anaknya emang khawatiran banget, gampang anxietas sampe mas mungkin risih karena gw selalu bilang buat hati2 berkali2 tiap hari hehe :'. Gak lama, mas ngabarin kalo mas udah sampe kontrakan, katanya jalannya tadi sambil pincang2 huhuhu kasihan banget mas. Trus gw tanya kronologi sebenernya gimana, dia cerita blablabla lagi joget2 trus tiba2 jatoh, dan dislok di lutut kiri, but he said he fixed it right away, lututnya yang dislokasi langsung di reposisi sendiri, he's a doctor too by the way, trus dirumah udah di fiksasi pake perban elastic. Phew, such a relief. Masih khawatir sih, karena masih kesakitan masnya, but he said he was okay. Akhirnya buat nutupin kekhawatiran gw, gw bercandain mas dengan nyebut dia si kaki jeli. Gak lagi kenapa2 tetiba bisa dislok, dasar anaknya emang pecicilan juga sih, gw juga gak tau dia narinya macem mana sampe bisa gitu :'p

After all, gw lega karena besok2nya mas udah pulih lagi, udah gak sakit lagi. Setelah episode gw ceriwisin dengan nanya "Mas gapapa?" "Masih sakit kakinya gak?" every single time, dan kesekian kalinya dia bilang gapapa, baru gw percaya huhuhu khawatir.

Nah, itu cerita tahun baru gw (buat yang penasaran, tapi kayaknya gak ada, yaudahlah), i didnt get any happy new year and sweet wishes from him, tapi yaudahlah gapapa, as long as he's happy and healthy, its okay now :'.

Well, at the end of this post, gw cuma pengen berdoa semoga tahun ini semua urusan dimudahkan, semoga mas selalu sehat gak sakit2 lagi, semoga mas selalu seneng, semoga hubungan kita lancar2 aja, semoga mas berkurang nyebelinnya, dan semoga kita gak LDR-an lagi.
Amin.


Yaudah, gitu aja.

I love you, Kakijeli! 


Wednesday, 13 January 2016

Hello!

Hello, it's me, 
I was wondering
If after all these years you'd like to meet to go over everything~

Ya jadi gitu, halo! 
Bener2 kayak Adelle gak sih gw, hiatus sampe 3 taun gak nulis blog? haha *sok penting*
Jadi tuh ya sebenernya gw mau nulis post ini udah dari awal tahun 2016, which is tahun baru. Telat gaksih, yaudahlah ya ucapin aja dulu; Happy New Year! 
Ok, seperti biasa tiap taun baru gw pasti nulis post baru *ehem* kecuali tahun lalu *ehem* dan tahun lalunya lagi. Males banget ya nulis blog, plus, dirumah gw gak ada wifi *excuse*. Jadi apaan aja sik yang terjadi selama 2 taun ini di hidup gw? gw kemana aja? lo pada kangen gak? kangen kaaaaaan? *krik*
Ehem. yaudah, sebelom masuk inti maksud penulisan post ini, mending gw recap aja nih, whats on my life recently.

Disumpahin.

2 years ago, i had a few short term resolutions. Apaan aja tuh? Yaitu lulus koas, lulus UKDI, sumpah dokter. Guess what? achievement unlocked. I am a MD now, I am oficially your doctor now. Percaya gak? hahahha, karena penampakan gw yang forever young alias baby face *disambit* orang-orang pada gak percaya kalo gw itu dokter. Meskipun pake snelli *jas putih* pake name tag bertuliskan dr. Nikita R. Arimami #tsaah, tetep aja ada orang yang ngira gw itu anak koas, anak kuliahan paling seneng sih, dikira bocah SMA muahahaha. Parahnya, waktu gw pake baju biasa, gw pernah dikira anak SMP! Buset, segitu mudanya muka gw? hahaha
Ok, gak berasa ya 2 taun, dan sepanjang 2 taun dari terakhir nulis blog itu perjalanan panjang buanget sampe ke hari dimana gw angkat sumpah dokter, tanggal 17 Juli 2014. Singkatnya *padahal ini lama hiks* gw udah nyelesein tingkat terakhir pendidikan kedokteran yaitu semua stase koass, habis itu gw harus ngumpulin semua nilai koas diseantero pulau jawa, berburu tandatangan konsulen  di kampus (asli ini malesin banget), setelah semua syarat kumpul, gw baru bisa yudisium, yang mana yudisium adalah syarat untuk ikut UKDI (Ujian Kompetensi Dokter Indonesia). Udah? belom. Yang namanya UKDI itu momok banget bagi fresh graduate FK, karena kalo gak lulus itu gak bisa sumpah dokter dan gak dapet gelar dokter. Hmm, mending UKDI gw buat subbab sendiri yak.
Jadi fast forward, setelah UKDI, baru deh bisa sumpah dokter, yeaay!

UKDI

Lanjutan dari hal 1..
Sampe mana, ohiya, momok. karena UKDI tuh susah banget asli asli. Selain soalnya, cara ngerjainnya pun. Karena sistem nya udah pake CBT (computer Based Test), yang pake waktu, yang kalo waktu abis langsung closed sendiri, elah ribet pokonya. Jadi, demi UKDI, kami semua, gw sama temen2 gw, harus belajar lagi. Kenapa, padahal kan koass udah lulus? Iya, tapi namanya manusia, pasti adanya lupa. Kami semua belajar keras demi lulus UKDI satu puteran, gak pake ngulang2, sampe mesti ikut bimbingan belajar khusus UKDI. Waktu itu gw ikut bimbel di *tiiit* didaerah matraman. Kebayang gaksih, dari rumah gw, di Cikarang ke Matraman itu jauhnya kayak apa? soalnya gw masih belom bisa nyetir haha, jadi gw harus naik angkutan umum. Bimbel jam 8 pagi, rumah jauh, naik bis. Alhasil setiap bimbel gw berangkat setengah 4 pagi demi ngejar kereta paling pagi ke stasiun senen. karena kalo naik bis, gak bakal ontime *gw udah tes speed* plus gw phobia telat, jadi yaaaaaa, setengah 4 pagi! Singkat cerita, *kalo gak disingkat gak kelar* ikut ujian, dan Alhamdulillah luluss 1 puteran!!! setelah itu, ada masalah menghadang....bersambung...

A*PKI vs ID*

Setelah kelar UKDI, harusnya kami udah bisa sumpah dan dapet gelar dokter. Tapi lagi-lagi ada aja ujiannya. Karena konflik dua lembaga  ini, kami gak bisa segera disumpah. Ya Allah sumpah kesel kalo inget ini. Sudahlah..

Internsip

Apaan lagi sih ini? Yak, kalo kalian liat tipi akhir2 ini, kalian pasti familiar sama kata internsip. Sejatinya internsip adalah program pemantapan ketrampilan bagi lulusan dokter baru, sejatinya, *macam s*let gw* tapi kenyatannya banyak masalah2 yang muncul, karena program ini nentuin nasib ribuan dokter2 baru ke depannya. Kebayang gaksih ngurusin hidup ribuan orang? Ya itu resiko pembuat kebijakan, jadi harusnya gak ngeluh :p
Jadi ceritanya dokter2 baru ini disebar ke seluruh wilayah Indonesia untuk pengalaman bekerja di daerah2 selama setahun, digaji perbulan 2,5 juta oleh negara. wah enak dong, dikirim buat belajar, digaji pula. ya ya ya, cobain sini deh :'). By the time gw nulis ini, gw sedang ngejalanin program internsip gw yang sisa 5 bulan lagi. Gw cuma berdoa, gaji bulan depan naik! Amin ya Allah. Cerita internsip mungkin di post tersendiri ya :) doain gw gak males nulis hahaha.

Nyicipin Kerja

Maksudnya? 
Jadi gini, singkatnya, kami dokter2 lulusan baru belum boleh kerja secara mandiri atau praktek sendiri sebelum menyelesaikan internsip, yang mana internsip adalah syarat mendapatkan SIP (surat ijin praktek) alias SIM buat kami kerja dimanapun. Nah, tapi waktu jaman gw, *bukan purba* ada kekosongan selama kurang lebih satu tahun, karena masalah konfik orang2 berkepentingan yang udah gw jelasin diatas. Kebayang gak lo, pengangguran, luntang lantung gak punya kerjaan, dengan title dokter, mau minta uang ke orang tua udah malu? some people can relate to this, i believe. Jadi, akhirnya, kebanyakan kami2 yang pure dokter tok, gak punya usaha lain dan penghasilan lain, mau gak mau harus kerja, dimana? gimana? kami jaga klinik, kebanyakan hanya jadi dokter pengganti, yang diupah sehari gak seberapa. Gw pribadi, karena belum punya SIP, gw hanya kerja di bagian medcheck up buat karyawan (thanks to my dear friend yang udah ngasih gw kerjaan. you know who you are, and i love you muach) dan jaga UKS di sekolah gw dulu :D. Hasilnya gak seberapa, penghasilan gak tetap, tapi lumayanlah untuk sekedar jajan bakso atau jeko haha. Setengah tahun gw kerja, ngumpulin duit dikit2, gw bisa beli beberapa barang pake duit sendiri, bahkan bagi sedikit rejeki ke nyokap gw dari hasil gw kerja. Well, it feels amazing. Semoga setelah internsip ini gw dapet kerjaan dan penghasilan yang layak, can i get an amen?

Loving Someone.

So, resolutions got granted one by one! Alhamdulillah :D
Last year i met someone. Seseorang yang udah lama gw tunggu, dan ternyata selama ini dia gak sejauh itu. Disitu2 aja *emot meringis*. Emang bener katanya, jodoh gak kemana muahaha *aminin aja*.
Its almost a year i am in a relationship with him, having many ups and downs, fights and loves, argueing a lot, sharing thoughts and feelings. Sometimes (often haha) i got sad by what he did or he said, sometimes i got very happy by just one word from him. In a relationship sometimes can be complicated, eh? My man is so simple minded there is just a thin line for being so ignorant. Being a Woman is often confusing you know? dont blame us *please note that women is always right*. Kadang saking cueknya dia, gw suka sedih sendiri, yang maunya diperhatiin, di "notice" hal2 sweet yang gw lakuin atau dikasih hal2 sepele yang bisa bikin seneng seharian  itu gak gw dapet, saking dia cuek dan gak peduli hal2 begitu hahhaa. Ekpektasi vs Realita. Sampe saat gw nulis ini, gw masih beradaptasi dengan itu semua hahha. Dia juga pastinya, karena gw sering omelin, sering ambekin, karena hal2 sepele yang bikin gw ngerengek2 padahal dia gak mau lakuin haha maaf ya sayang. But i love him anyway.  He is not a perfect person, and so do i.

Travelling

Last year was so amazing to me. Disamping hal2 menyusahkan yang gw ceritain diatas, ada hal2 baru yang luar biasa banget gw alamin. Tahun lalu gw punya kesempatan buat jalan2 ke tempat2 yang bahkan gak pernah gw bayangin buat nyampe kesana. Gw bisa ke flores, ke danau kelimutu (thanks to Mas), danau 3 warna yang ada di duit goceng jaman dulu!!! *norak* pergi ke pantai2 bagus, pulau yang masih sepi dan perawan, yang lautnya bening banget sampe warnanya ijo toska. Gw jatuh cinta banget sama pantai dan laut disana, padahal dulu gw gak terlalu suka pantai karena panasss. Trus jalan ke padang savana baluran, nyobain snorkeling for the very first time di pulau Menjangan, dan gw ketagihan!!. Gw baru tau, travelling bisa seadiktif itu dan Indonesia seindah itu!. It was such a bless. Alhamdulillah.

Post gw udah panjang ya hahhaa..kayaknya recapnya cukup buat sums up 2 taun gw belakangan ini. Dan inti dari post ini adalah, pasti udah bisa ketebak *jadi daritadi blm inti??* yak...Resolusi!!! hahhaa. Jadi setiap taun baru gw selalu bikin short term resolutions, yah biar ada tujuan hidup aja gitu *gaya*. So here are my 2016 resolutions..

  • Selesein Internsip lancar tanpa hambatan, dapet SIP biar bisa...
  • Kerja, dapet uang yang banyak untuk beli hape baru karena hape gw rusak dan beli kamera keren buat....
  • Travelling more, pergi ke tempat2 keren, ke gunung, ke pantai, ke laut trus....
  • Bisa berenang, snorkeling tanpa life vest, bisa floating kayak starfish biar bisa difoto yang bagus (cheesy amat)
  • Having a better, a healthier and happier relationship sama Mas, longlast terus sampe....
  • Nikah. Yang ini bukan karena ngebet bgt pgn taun ini, tapi yang ini akan terus gw tulis jadi resolusi tiap tahun sampe saatnya tiba *apasih*, secara umur gw udah matur kayak katarak, jadi semoga gw bisa...
  • Nyetir mobil! semoga gak panic attack tiap nyetir jadi gak susah2 naik kendaraan umum, dan ngerepotin orang buat nebengin, sama bisa anter mama ke pasar, biar mama gak naik ojek, jadi...
  • Mama papa sehat terus gak sakit2 (ini everytime wish sih)
Udah, gausah banyak2 dulu resolusinya, semoga semua bisa tercapai satu-satu. Aminin ya, aminin gak?! hahaha becanda.
Setelah 2 taun, gw masih jayus dan garing ya? 


Thats all, gila panjang amat, semoga gak bosen bacanya yaaaa.. See you on the next post *gatau kapan lagi ngepost* hahaha

Cao~ 




Tuesday, 23 April 2013

To: You

Udah lama gak nulis blog yak (oh nulis status dan resume pasien sih sering) *abaikan*
Waelah susah amat ya bikin pendahuluan -__________-
Syudala, intinya kali ini gw pengen nulis tentang "The Other Half" atau soulmate atau jodoh. Oh bukan, ini bukan tulisan berdasarkan buku, referensi atau apapun, dan lagi gak penting juga *langsung di close tab*

Yah jadi ya, kalo ngomongin jodoh itu pasti gak ada abisnya. Ada yang bilang jodoh, rejeki, dan ajal itu udah diatur dan digariskan sama Yang Kuasa, jadi kita tinggal terima aja. Definisi orang tentang jodoh itu ya seseorang yang jadi pacar, yang jadi pasangan hidup sampe akhir hayat. Tapi kalo gw, mendefinisikan jodoh agak beda. Menurut gw, jodoh gak selalu yang berhubungan dengan pasangan hidup. Maksudnya, gak cuma itu, menurut gw jodoh itu bisa temen, sahabat, dan ya pasangan hidup. Ohya, gw kadang berpikir bahwa kepemilikan barang itu juga termasuk jodoh, jodoh sama barang itu, tapi belakangan gw pikir itu lebih ke rejeki.Misal, kalo barang gw hilang *dan sering banget* sampe udah dicari kemana2 gak ketemu, gw selalu nyoba nenangin diri dan pasrah "kalo jodoh juga nanti ketemu barangnya" gitu, ternyata kalo masih rejeki nanti barangnya balik lagi hehe.

Nah terus masalah jodoh, gw selalu berpikir setiap orang yang ketemu sama kita itu jodoh kita, seorang yang ditakdirkan buat ketemu kita. Berjodoh sebagai teman, sebagai saudara, atau sebagai sahabat, pun orang2 yang tidak menjadi salah satunya misal orang ketemu di jalan, ibu2 tukang nasi uduk langganan, dll. Semua itu menurut gw jodoh, ditakdirkan ketemu sama kita, tetapi disini bedanya; kita tidak tau jodoh kita dengan mereka itu sampai dimana.  Ada yang berjodoh lama menjadi teman, menjadi sahabat, menjadi pasangan hidup, atau ya tidak jadi apa2, ketemua aja gitu sekali, terus gak ketemu lagi.

Oke, udah banyak gini yak -,-. Padahal yang mau gw tulis itu tentang jodoh pasangan hidup haha. Yaudalaya~
Di Al-Quran udah disebutin kalau laki-laki dan perempuan itu saling berpasang2an, dan laki-laki yang baik akan bertemu perempuan yang baik. Itu yang Alhamdulillah, gw imani, jadi sebenernya gak perlu takut kan kalo belum ketemu jodoh, nanti suatu saat pasti ketemu. Amin.
Kalo mau ditelaah atau diperluas dari ayat2 diatas *menurut gw* jodoh kita adalah yang sepadan sama kita. Kalo kita baik ya pasangan kita baik, kalo gak ya pasangan kita gak, jodoh itu cerminan dari diri kita sendiri dan yang bisa melengkapi apa yang kita gak punya. Jodoh itu soulmate, perfect piece, our other half.

(lumayan wise gak tuh gw? B) *diludahin*)

Kadang gw suka mikir, kayak apa jodoh gw *ngelamun*
Apa ada yang bisa nerima bocah kek gw yak? hahaha
Apa bakal ada yang pikirannya campur aduk kek gw? Apa ada yang bakal nerima bahkan sama2 freak ke mitologi yunani kek gw? Apa bakal ada seseorang yang memaklumi kecintaan gw sama Johnny Depp dan Robert Downey? Apa bakal ada seseorang yang bisa gw ajak diskusi tentang apapun bahkan hal2 random kayak "Kenapa merah disebut merah?". Apa bakal ada yang nerima gw yang gasuka dandan, ke salon, gak punya barang2 branded, gak modis, gak hijaber, gak cakep kek artis2 korea, dan lebih milih tidur atau baca buku ketimbang nongkrong gaul atau makan sushi?
Wah ada gak ya? ahahahaha
Apa gw bakal ketemu seseorang yang nerima gw tanpa komentar fisik atau nyuruh2 gw ngerubah apapun yang ada di diri gw? Apa gw bakal ketemu seseorang ngajak gw ke dunia baru dan bukan malah narik gw dari dunia luar? Apa gw bakal ketemu seseorang yang dukung cita-cita gw buat jadi Radiologist dan bantu wujudin mimpi2 gw? Well, pertanyaannya banyak bener yak haha

Jawabannya, udah pasti ada. Tapi kapan ketemunya itu yang masih misteri~
Tapi ya semoga secepetnya ketemu sama si dia, si Other Half ini. Amin lagi.

Yasudah saya akhiri dulu blogpost tiak berisi dan berujung curhat ini hakhak~


Satu pertanyaan lagi deh : 
"Jodoh, kapan kamu berangkat dari Tangan Tuhan?"
Hei, kalo kamu baca ini cepet temuin saya yak, saya gak sabar ketemu kamu :B

 





















Photo from: Fatima Alkaff's ( I love her, she's gorgeous :))


Tuesday, 16 April 2013

The Achaeans

Hola! Meet me, The Achaeans :p
I loooove red and greek ❤





 Guess who?


"Hope, is that you?"


Red Chiffon Veil : Calypso
Red Dress: Simplicity
Location : Home
Photos by : Nastiti



Tuesday, 1 January 2013

2013, Gifted Year!

Heylo, Happy New Year!
Gilak gak berasa mamen udah 2013 aja, kayaknya belom lama gw ngucapin selamat datang sama 2012 deh --a. Kenapa 2013 Gifted judulnya? karena ya, ini 2013 *gak menjelaskan* haha. Maksudnya karena 2012 adalah tahun terkenal sebagai "End of the Earth" ramalan kiamat dan kehancuran dunia versi on the spot udah kita lewatin, and here it is 2013! We are blessed :)

So, yep selanjutnya gw mau nulis apa yang gw alamin selama 2012. wets gak usah protes, gw nulis apa yang mau gw tulis dan terserah gw kan mau nulis apa, jadi gak udah protes sama apa yang gw tulis *skip aja bagian ini*

2012..hmm apa ya..kira2 2012gw isinya gini :

OSCE

Setahun lalu gw pernah punya resolusi, well doa jangka pendek, salah satunya adalah lulus OSCE. Apaan sih tu OSCE?  OSCE adalah, siksaan, penderitaan, ajang pembantaian! humph, gakdeng *eh iya juga deng*. OSCE itu singkatan dari Objective Structured Clinical Examination, jadi ini salah satu type ujian paling ditakuti sama anak2 FK. Kenapa nakutin? karena bisa gak lulus, kenapa kalo gak lulus? NGULANG. Horror kan? iyain aja udah.
Jadi ujian ini tuh kita kek simulasi tindakan2 kedokteran kek nyuntik pasang infus, pemeriksaan fisik, sama anamnesis. Pake orang percobaan untuk anamnesis dan pake phantom (manekin) buat pemeriksaan dan tindakan. Semua yang udah dipelajarin selama KKD. Kita dikasih ceklis, tentang apa yang harus dilakuin dan apa yang harus diomongin, dan harus benar sesuai ceklis supaya dapet point. Very structured, isnt it? Thrilled, yes!
Sama kayak SOCA, disini pressurenya gede banget, karena kalo sampe gak lulus ini, kita gak bisa jadi sarjana dan gak bisa jadi koass pastinya, kalo udah gitu kapan mau jadi dokternya? *amit2*
Jadi ya, Alhamdulillah gw bisa lewatin ini, gw lulus!!  dan temen2 gw juga semuanya lulus!! :')

Wisuda

Setelah lulus OSCE maka saya resmi sebagai Sarjana Kedokteran :')
Iya, OSCE yah macemnya sidang skripsi kalo di jurusan lain..maka setelah lulus kita apa? Wisuda yeaaaay!!
Euforia melanda gw dan temen2 gw. Rasa bangga, terharu, seneng, sedih semua tumpah ruas campur jadi satu :')
Jadi, di tanggal 5 Mei 2012, gw dan temen2 gw wisuda dan gelar S.Ked kemudian nempel dibelakang nama kita \m/

Pandas

Apalagi tuh pandas? Banyak bet yak istilahnya, kek sms aku yang gak kebales gitu sama kamu, banyak. *emaap kebawa* So, ehm.. pandas itu semacem pendidikan dasar, pengenalan sama RS sebelum jadi koass, karena dosen2 kami yang baik hati gak tega ngelepasin kita begitu aja ke hutan rimba belantara, hiks * mikir gitu aja udah ya, iya* Jadi kita adalah koass junior junior, iya juniornya 2x soalnya belom koass. Tugas anak pandas adalah membantu koass, seringnya sih "diperalat" eaa ahahha. Ya, gapapa sih namanya juga anak2 baru keluar kandang, masih pengen tau, masih sotoy, masih idealis, masih pengen ngebuktiin apa yang dipelajarin dikampus, dan baru tau kejamnya RS, iya KEJAM hahahaha. Jadilah kita mengintili kakak2 koass kemanapun mereka pergi, nanya2 ceriwis, menawarkan diri buat pasang infus, masang EKG, masang kateter, meriksa TTV satu bangsal *lalu kemudian menyesal*, obrak-abrik status pasien yang kemudian mendapatkan murka kakak2 perawat hihihi.
Ini adalah awal, gimana nanti tugas jadi koass itu, tanggung jawabnya, tugas2nya. Semacam observasi *tsaelah*. Semangatnya beda deh, pas baru pandas disuruh apa2 mau *napsu tepatnya*, disuruh benerin infus macet, bolus, im, hecting GV *garis bawahi* dilakukan dengan semangat dan riang gembira. Sesuatu yang jarang ditemukan pas udah koass hahahaha. jadi keliatan, Mana yang baru injek RS, mana yang dedengkot RS yang udah makan asam, garam, NaCl, dextrose *lebay*
Dan waktu itu, gw dapet pandas di RSUD Koja, yang "terkenal" diantara seantero koass. Untungnya temen2 satu pandas gw seru dan gila semua, jadi capek juga dijalanin aja :D. Capek, tapi ilmu dapet, temen dapet, sedeh sama seneng juga dapet hahaha.

Koass

Nah ini adalah kelanjutan dari pandas, yang masih gw jalanin sampe sekarang, sampe gw nulis ini sekarang. Koass atau Kumpulan Orang Serba Salah (menurut cado-cado) :p
Saking salahnya sampe bener aja masih salah, apalagi salah coba? *udah gak usah dipikirin ini,biar kita aja yang menanggung semua ini, hiks* Kalo mau nulisin tentang koass, gak cukup satu post dan gak cukup waktu, jadi gw berpikir bakal nulisin pengalaman koass di satu post tersendiri nanti :)).
Intinya, jadi koas itu #$$*&^@! gitu deh *wopo*

Twitter

Kenapa twitter? karena 2012 adalah tahun twitter gw! hehehe. Waktu pertama gw main twitter itu ya biasa aja, tapi pas waktu gw patah hat....eh yagitu deh, gw jadinya mainin twitter mulu, im addicted to this socmed. Dari awalnya gw galau2 gakjelas jadi galau2 jelas *ini apa pulak* oarang2 jadi kenal gw dengan :" yang suka ngetwit galau itu ya?" okay, fine -______-
Mungkin semuanya mandang twit gw galau, random, nyampah dan gak guna. its okay, cause im twitting not to pleased anyone. Im twitting because i want to and im happy. simple.
Yang perlu diperjelas, twit gw yang katanya galau itu gak inspired by mantan, karena semua orang nanya dan mikir kek gitu. Ya seterah sih mau mikir apa, but in fact, no. Hidup terlalu singkat cuma buat ngetwit buat atau berdasarkan mantan *tsaaah*
Terus, ngetwit berdasarkan siapa? enggak siapa2, inspirednya adalah timeline gw sendiri, status orang, pengalaman orang, dan orang2 yang gw follow. Gak percaya? yawes karepmu :]

Met Someone

Tahun lalu, gw ketemu seseorang. Seseorang yang bikin gw gila, bikin gw seneng lagi, bikin gw senyum lagi dan bikin gw ngakak lagi :D. Tapi ya cuma itu doang, karena satu dan lain hal dia ngerasa gak cocok sama gw. Bukan, bukan pacar.People changes, so does feeling. Dalam kurun berapa bulan yang deket banget berubah jadi strangers, yang bikin gw seneng jadi bikin patah hati, ya gitu deh hahaha.
Dan dalam setahun ini, pandangan gw berubah total ke dia, gak seperti yang gw pikir selama ini, gak seperti yang gw kagumin selama ini. Ya well, thats life.
Enggak, gw gak benci. Marah? udah selesai marahnya. Dia adalah jenis orang yang gak bisa gw benci atau marah berlama2, tapi terlalu takut dan gak mau untuk gw deket lagi. Jadi ya, biasa aja.
Nah, semoga tahun ini gw ketemu seseorang yang fulfilled my life yak *plis banget bilang amin* AMIIIIIN!

Udah panjang belom post gw? udah bosen yak? yawes gitu deh kayaknya yang mewakili 2012gw. Masih banyak sih, tapi itu disimpen aja, buat diinget :)
Resolusi? hmh, klise ; pengen jadi yang lebih baik. Doa dan ngarep gw tahun lalu semua udah kesampean, Alhamdulillah. Jadi kalo gw, daripada bikin resolusi yang belom tentu juga gw laksanain, gw pilih doa aja. Semoga tahun ini :
  • Lancar Koass, ujian semua lulus
  • Lulus Koass, lulus UKDI
  • Sumpah Dokter
  • Dilancarin internship dan proses2nya semua
  • Lancar nyetir mobil
  • Papa Mama adek2 sehat semua
  • Ketemu jodoh *bold, italic, underline*
AMIIIN. 
Yaudah segini ajalah dulu yak tulisan membosankan gw. Semoga tahun depan bisa nulis lagi post macem ini hakshaks amin. So, thanks 2012 \m/

Adios,
Happy New Year!


Sunday, 30 December 2012

Calypso



Hola!
I want to introduce you, to our brand, Calypso! :)
We sell scarf, skirt, maybe clothes xp
 



Calypso ia a name of one loveable sea nymph from Greek's mythology. You can found it in Odysseus story :D. Many versions of her story, positive or negative.
But i love her name, so i decided to used her name for our brand.
We hope you'll like our products ♥